SERBA-SERBI KESEHATAN

Saturday, October 4, 2014

Cara Mengatasi Anak yang Susah Diatur

Sewaktu bayi, sikecil adalah terlihat begitu menggemaskan, menginjak usia batita dikisaran usia 2-3 tahun mereka tumbuh menjadi pribadi yang begitu mengagumkan, memiliki rasa ingin tahu yang begitu besar yang mana perilakunya ini tak jarang membuat ayah dan bundanya tertawa gemas. Seiring bertambahnya usia, sikecil menjadi pribadi unik yang memiliki harapan dan keinginan tersendiri dan bahkan keinginannya ini bisa tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh ayah dan bunda.

Pada beberapa kasus, ayah dan bunda menemukan anaknya yang periang dan penurut tiba-tiba berubah menjadi pribadi yang mudah meledak, sentimentil, pembangkang, hiperaktif, agresif cengeng dan beberapa sifat yang kurang disenangi lainnya. Disinilah peran dan kesabaran ayah dan bunda sebagai orang tua tengah diuji.

Namun tak perlu cemas, kita perlu memahami bahwa sifat-sifat diatas adalah hal yang normal terjadi pada anak-anak. Sebagaimana orang dewasa yang tidak selalu sempurna, sikecil juga terkadang bisa berperilaku tidak menyenangkan dan dianggap menjengkelkan. Namun hal yang terpenting adalah mengajarkan batas-batas kewajaran pada sikecil adalah tugas wajib bagi seorang orang tua.

Penyebab Anak Susah Diatur

Apabila ayah bunda menemukan sikecil yang tiba-tiba menjadi pemarah, memiliki karakter negatif dan susah diatur, sebelum memarahinya dengan membabi buta, ada baiknya ayah dan bunda introspeksi terlebih dahulu, adakah karakter yang membuat sikecil merasa kurang diperhatikan, frustasi ataupun tertekan. Karena pada dasarnya, anak yang kurang diperhatikan akan melakukan hal apa saja agar ia mendapatkan perhatian orang tuanya dan orang-orang disekelilingnya. Jadi jangan heran ketika berada dikeramaian, kemudian tiba-tiba sikecil menjadi susah diatur dan cenderung pembangkang. Selain itu, alasan lainnya adalah karena anak tersebut mengalami permasalahan dalam beradaptasi dengan lingkungannya. Atau bisa jadi ia adalah tipikal orang yang cenderung anti sosial yang menarik dirinya dari lingkungan.

Saat menghadapi anak yang sulit diatur, memarahinya bukanlah solusi cerdas untuk menyelesaikan masalah. Sebaliknya, membiarkan anak terus berlaku seperti demikian, karena ayah dan bunda sudah lelah dengan perilakunya, juga bukanlah tindakan yang bijaksana. Sebagai orang tua, mendidik anak sudahlah menjadi kewajiban. Agar ayah dan bunda bisa mengatasi anak yang susah diatur.

Berikut tips pintar untuk mengatasinya :

1. Lakukan Pendekatan

Ketika anak rewel dan susah diatur, menanggapinya dengan keras dan panas tidaklah menyelesaikan masalah, sebaliknya anak malah akan semakin rewel dan sulit diatur. Ketika hal ini terjadi didean umum, maka ayah dan bunda akan sedikit kerepotan. Untuk itu, lakukan pendekatan secara halus dan mulai berikan ia nasihat yang bijak, buat ia mengerti apa yang diinginkannya bukanlah hal yang baik. jagalah kekonsistenan ayah dan bunda, seperti misalkan ketika ia menginginkan es krim, setelah ayah dan bunda melarangnya dengan mengatakan tidak, maka pertahankan hingga sikecil menurut. Dengan begitu nantinya anak akan mulai terbiasa dan menurut dengan perkataan ayah bunda.

2. Menunjukan Tekad yang Kuat

Selain konsitensi yang perlu dijaga, tekad yang kuat juga perlu ditunjukan. Saat dihadapkan pada pertengkaran yang sulit dnegan sikecil, orang tua harus senantiasa menunjukan tekad yang kuat. Hal ini penting, karena ketika kita mneyerah, meski tidak mengatakannya, anak-anak akan dapat mengetahui apakah mereka bisa menang atau tidak. Dengan tekad yang kuat anda harus memiliki kekuatan secara internal untuk menjauhkan sikecil dari hal-hal yang buruk untuknya. Anak-anak harus dapat melihat tekad dan kekuatan dari dalam diri orangtua untuk meluruskan ketika mereka salah serta mengetahui bahwa anda melakukannya atas dasar rasa sayang.

3. Buat Peraturan Khusus

Tips pintar lainnya yang bisa ayah dan bunda lakukan adalah dengan membuat peraturan khusus yang telah dibicarakan terlebih dahulu dengan sikecil. Peraturan ini tentunya memiliki konsekwensi agar anak berusaha menghindari perbuatan nakal tersebut. Semakin ayah dan bunda sabar maka anak-anak akan semakin mudah dikendalikan. Dan jangan lupa untuk memberlakukan peraturan yang telah dibuat agar sikecil tetap mengingat batasan-batasannya. Selain itu, selalu berikan ia penghargaan ketika ia melakukan hal-hal baik yakni dengan memberikannya pujian.

Dampak Buruk Untuk Perkembangan Anak Ketika Anda Menjewernya

Ketika anak melakukan kesalahan atau sulit diatur, kebanyakan orangtua akan memberikan hukuman dengan menjewer anaknya. Namun tahukah anda, kebiasaan menjewer anak dipercaya bukanlah hal yang baik untuk dilakukan karena ada beberapa mitos bahkan masalah kesehatan yang dapat terjadi saat anda sering menjewer anak anda.

Berikut ini beberapa hal buruk yang akan berdampak pada perkembangan anak ketika anda sering menjewernya ketika ia melakukan kesalahan

1. Berdampak Buruk Untuk Kesehatan Anak

Memukul dan menjewer anak dapat merusak kesehatan mental anak secara negatif karena secara tidak langsung, hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan mental anak anda. Meskipun secara umum, menjewer anak tidak meninggalkan bekas luka pada telinga anak, namun nyatanya, hal ini dapat merusak beberapa jaringan syaraf anak, meski tidak secara langsung. Untuk itu, sebaiknya hindari perilaku menjewer anak ketika mereka berbuat kesalahan, sebaliknya nasihati anak jika apa yang dilakukannya itu bukanlah perbuatan terpuji.

2. Membuat Anak Takut Pada Anda

Alih-alih mendengarkan dan menurut, memukul atau menjewer anak ketika mereka berbuat kesalahan, malah akan membuat anak menjadi ketakutan pada anda dan berbalik tidak menghormati anda. Jangan pernah meneriaki dan memarahi anak, terlebih lagi memberikannya hukuman fisik berupa jeweran. Hal ini hanya akan membuat anak merasa takut dan membentengi diri mereka kepada anda. Untuk itulah, apabila anda tidak ingin membuat anak melakukan kesalahan yang sama, maka cobalah cara lain dengan tidak menjewernya.

3. Merusak Harga Diri Anak

Menjaga anak merasa aman dan nyaman adalah tugas anda sebagai orang tua. Namun, ketika anak-anak melakukan kesalahan dan anda menghukumnya didepan orang lain, hal iani akan dapat merusak harga diri anak. Sebab ketika anak berada disekitar orang-orang yang seharusnya melindungi mereka, namun rasa aman masih belum mereka dapatkan, hal ini akan malah menambah kekhawatiran anak dan merusak harga dirinya. Yang mana, hal tersebut dapat memberi efek negatif pada perkembangan mental anak dan menghalangi rasa aman yang mereka rasakan saat bersama kita.

4. Melahirkan Anak yang Sering Berbohong Kepada Anda

Jika anda sering kali memberikan hukuman seperti memukul dan menjewer anak setiap kali ia berbuat kesalahan, selain membuat anak menjadi lebih takut kepada anda, hal ini juga akan melahirkan jiwa pembohong pada anak, karena anak takut akan hukuman yang akan anda berikan dan membuatnya tidak akan mengakui kesalahan yang dibuatnya.

5. Bukan Contoh yang Baik

Ketika anda sering memberikan hukuman fisik pada anak, maka tanpa disadari anda telah memberikan sebuah pesan pada anak, bahwa hanya orang besar dan yang memiliki kekutan saja yang dapat bertindak agresif. Hal ini akan membuat anak memunculkan pemikiran negatif jangka panjang pada pola pikir anak yang beranggapan bahwa hanya orang dewasalah yang dapat bertindak kasar dan memutuskan apa yang benar dan apa yang salah. Selain itu, dengan memberikan hukuman fisik pada anak, anda mengirimkan pesan pada anak tanpa anda sadari bahwa kekerasan menjadi sebuah solusi yang tepat ketika anda berhadapan dengan masalah kehidupan. Perilaku agresif ini akan membuat anak ketakutan untuk mengakui kealahan yang diperbuatnya pada anda. Perlahan namun pasti, mereka akan menjadi anak yang sering berbohong pada anda.

Itulah dia beberapa dampak buruk yang bisa timbul ketika anda sering menjewer anak setiap kali ia melakukan kesalahan. Menjewer memang dikategorikan sebagai hukuman yang ringan dan tidak meninggalkan bekas luka pada tubuh anak, namun demikian hal ini bukanlah solusi yang baik untuk mendisiplinkan anak.

Anak Bandel tidak selalu harus di marahi

Anak-anak memang memiliki beragam aktivitas yang menggemaskan. Di usia ini untuk tumbuh kembangnya, tak jarang anak-anak bisa menjadi begitu aktif dalam melakukan berbagai kegiatan yang membuat mereka senang. Beberapa kegiatan seperti bernyanyi, menari, menggambar dan hal lainnya akan dilakukan oleh anak-anak sebagai kegiatan yang dilakukan sesuai dengan kemampuan mereka.
Sebagai orang tua, terkadang kita akan senang jika anak memiliki beragam kegiatan yang membuatnya menjadi begitu aktif dan sangat cepat belajar. Hanya saja, ada kalanya, beberapa kegiatan yang dilakukan sering dikategorikan sebagai kegiatan 'bandel' karena memiliki resiko yang cukup bahaya baik untuk si anak maupun untuk lingkungannya.

Jika sudah begini, biasanya orang tua kerap dibuat pusing dan tidak tahu harus berbuat apa. Namun sebagai orang tua yang bijak, kiranya anda harus dapat menghadapi si kecil dengan sabar dan bijak. Dan tahukah anda bahwa sebenarnya di balik aktivitas 'bandel' yang dilakukan, sebenarnya ada banyak hal yang juga ia pelajari.

Dengan demikian ini adalah contoh, jika ada beberapa aktivitas 'bandel' si kecil yang sebaiknya anda biarkan, jangan sesekali memarahi si kecil ketika mereka melakukan hal-hal tersebut, karena kegiatan yang mereka kerjakan sebenarnya merupakan bagian dari eksplorasi anak untuk belajar mengenal sesuatu, sebaliknya anda hanya perlu mengarahkan anak agar menjadi lebih baik. Seperti ketika mereka melakukan beberapa hal berikut.
1. Bergabung Untuk Memasak di Dapur
Anak-anak akan cenderung meniru dan mengikuti apa yang dilakukan orang tuanya, termasuk dengan memasak. Ketika ibu sibuk di dapur, kemudian si kecil tiba-tiba bergabung dan ikut memasak, biasanya ibu akan memarahinya karena keadaan dapur yang menjadi tidak kondusif serta menjadi berantakan. Terlebih lagi, ketika si kecil menyentuh peralatan masak yang berbahaya, ibu akan panik dan langsung menyuruh si kecil untuk pergi dan memintanya bermain.
Namun, hal ini sebenarnya tidak perlu dilakukan, menghindarkan si kecil dari bahaya memang sudah tugas orang tua, hanya saja hal ini sebagai tanda jika si kecil ingin bereksplorasi dengan kreatifitasnya. Ibu tidak perlu mengusirnya untuk pergi, sebaliknya ajaklah ia untuk bergabung dan terimalah ia dengan senang, sementara untuk menjaga tetap aman selama di dapur, maka berikan peralatan masak yang lebih aman yang diperuntukkan untuk anak-anak. Selain itu ibu bisa memberikan batasan dan membuat peraturan agar si kecil tidak menyentuh barang-barang lain selain miliknya.
2. Mencoret-coret Dinding
Mendapati si kecil sering menulis di dinding dengan curat-coret yang ibu anggap tidak penting, kemudian ibu sering kesal karena dinding menjadi kotor dan berantakan adalah hal yang sebenarnya tidak usah dilakukan. Karena anak yang suka mencoret-coret dinding menandakan, anak yang ingin bereksplorasi dengan warna dan gambar.
Daripada memarahi dan memakinya, ada baiknya ibu sediakan media lain agar bakat anak tersalurkan dengan baik, misalkan ibu bisa menyediakan banyak kertas dan pensil warna agar hobinya menggambar dan mewarnai tidak ia tumpahkan pada dinding rumah. Dengan begitu si kecil tetap bisa bereksplorasi tanpa merusak keindahan rumah.
3. Kotor-kotoran
Kebanyakan anak tidak segan bermain di dalam ataupun di luar rumah dalam keadaan kotor atau kotor-kotoran. Namun hal ini kerap kali membuat para orang tua jengkel karena baju anak yang kotor membuat mereka nampak tidak beraturan. Hanya saja, sebaiknya, para orang tua tidak perlu khawatir dengan anak yang senang berkotor-kotoran karena anak sedang ingin beradaptasi dengan lingkungan dan menemukan apa yang ia sukai. Hal yang perlu ibu berikan pada anak adalah batasan dan peraturan agar anak tidak melakukan hal yang berbaya, mintalah anak untuk memakai sepatu anti air agar menjaga kakinya tetap bersih.
Demikian beberapa akitivitas yang ketika dilakukan anak sebaiknya tidak kita larang, namun harus kita awasi. Karena sejatinya, anak sedang dalam masa mengeksplorasi dan menemukan apa yang ia suka.

Tuesday, September 30, 2014

Makanan yang Mempengaruhi ASI

Apakah rasa ASI yang dihasilkan oleh ibu dipengaruhi oleh makanan yang ibu konsumsi? Mungkin banyak ibu menanyakan hal yang sama. Berikut beberapa informasi yang berhubungan dengan pertanyaan tersebut. Menurut para ahli mengatakan bahwa ternyata rasa dari ASI yang di hasilkan oleh ibu dipengaruhi oleh makanan tertentu. Namun para ahli laktasi menyebutkan agar anda tidak terlalu mencemaskan rasa dari ASI tersebut, karena rasa yang dihasilkan tidak sama persis dengan rasa makanan yang ibu konsumsi. Rasanya samar-samar dan hanya bertahan selama 8 jam.

Yang paling penting yaitu, ibu mengkonsumsi makanan dengan jenis yang berbeda supaya kualitas pada ASI tetap terjaga dengan baik dan bayi juga dapat mengenal bermacam cita rasa pada makanan. Beberapa pengamatan juga menunjukan bahwa sebenarnya selera makan pada bayi dapat dipengaruhi oleh beberapa jenis rasa yang dikenalnya dari air susu ibu. Dengan demikian ini merupakan salah satu cara yang bagus untuk membuat anak anda lebih mengenal rasa sayuran dan buah, dengan lebih banyak mengkonsumsi sayur dan berbagai makanan lainnya saat ibu menyusui.

Pada saat ibu menyusui sebaiknya ibu lebih selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Pilih makanan yang bergizi tinggi dan kurangi makanan yang mengandung banyak gula. Ibu juga harus berhati-hati ketika akan mengkonsumsi obat, sebab sebagian jenis obat bisa masuk ke dalam air susu ibu. Sebelum ibu mengkonsumsi obat, ada baiknya jika anda mengkonsultasikannya terlebih dulu dengan dokter mengenai keamanan obat tersebut selama ibu menyusui.

Berikut fakta mengenai hubungan makanan dan minuman dengan ASI :

1. Makanan pedas. Fakta yang menyebutkan bahwa ASI dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi ibu, bukan berarti ketika ibu mengkonsumsi makanan yang pedas atau bersantan bisa menimbulkan resiko secara langsung pada bayi. Makanan yang pedas hanya beresiko pada ibu sendiri, seperti gangguan pada pencernaan. Yang menjadi masalah pada saat ibu mengalami gangguan pencernaan itu dapat berpengaruh pada kualitas ASI yang dihasilkan. Gangguan pencernaan atau diere ini dapat mengakibatkan ibu terkena dehidrasi.

2. Kandungan merkuri di dalam sushi. Bahan utama dalam pembuatan sushi pada umumnya menggunakan ikan laut yang berasal dari perairan dalam laut seperti ikan tuna yang sangat rentan tercemari merkuri. Merkuri itu sendiri merupakan kandungan logam berat yang bisa masuk langsung ke dalam ASI beredar melalui darah. Oleh sebab itu sangat disarankan bagi ibu hamil dan juga menyusui agar tidak mengkonsumsi ikan laut yang kandungan merkurinya dianggap tinggi. Salah satu diantaranya ikan hiu, tuna, swordfish juga ikan sarden.

3. Kafein pada kopi. Banyak ibu menyusui yang masih ragu ketika meminum kopi. Namun, yang perlu ibu ingat bahwa kafein juga terdapat pada cokelat, teh, juga minuman berkarbonasi. Faktanya tidak ada larangan bagi ibu menyusui untuk meminum secangkir kopi setiap harinya, karena kandungan kafein dalam ASI masih sangat rendah. Akan tetapi, jika ibu meminum kopi lebih dari 2 cangkir setiap harinya makan kafein tersebut akan berakumulasi pada sistem pencernann sang bayi. Hal ini dapat membuat bayi rewel yang diakibatkan susah tidur dan terjadi iritasi pencernaan.

4. Minuman dingin. Walaupun ada fakta yang menyebutkan bahwa ASI dalam payudara ibu selalu hangat, namun sebaiknya anda mengurangi mengkonsumsi minuman dingin. Ini lebih dikarenakan demi menjaga ibu dari alergi dingin. Ini juga mengurangi resiko ibu terkena gejala batuk dan asma. hal tersebut bisa mengganggu dalam kegiatan menyusui.

5. Pemanis buatan. Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung pemanis buatan, walaupun tidak terlalu berpengaruh terhadap rasa dari ASI. Akan lebih baik jika anda lebih banyak mengkonsumsi buah-buahan. Selain baik bagi kesehatan, ibu juga sekaligus mengenalkan rasa buah pada bayi melalui ASI.


Mengetahui GAya Menyusui Bayi

Tahukah anda keberhasilan seorang ibu dalam memberikan ASI akan didukung oleh posisi yang benar sehingga ibu menyusui disarankan untuk mempelajari posisi ketika memberikan ASI dalam mendukung kelancaran pemberian ASI. Anda dapat membiasakan untuk mengatur posisi tubuh dalam memberikan kenyamanan pada bayi anda terutama ketika sedang memberikan ASI.
Mengetahui cara yang baik dan benar untuk memberikan ASI :

1. Posisi Menggendong

Ketika anda menggendong bayi anda maka anda dapat memposisikan kepala bayi pada lekukan tangan anda. Salah satu contohnya apabila anda akan memberikan ASI dari payudara kanan anda maka anda dapat meletakan bayi anda di lekuk siku tangan kanan dan juga menggendong bokong pada telapak tangan kanan. Perhatikan pula arahan pada bayi anda sehingga kupingnya berada pada satu garis lurus dengan tangan bayi yangn berada di atas.Sehingga dapat disimpulkan bagi anda yang akan memberikan ASI dengan cara menggendong posisi muka, perut dan lutut bayi anda menempel pada dada dan perut anda. Sedangkan pada bagian tangan seolah sedang merangkul badan ibu sehingga lebih mempermudah bayi anda untuk mencapai payudara.

2. Posisi Menggendong Silang

Pada posisi ini anda dapat menggunakan telapak tangan untuk menyangga bayi anda. Tentu saja berbeda dengan posisi menggendong yang mengharuskan kepala bayi dengan lekuk siku untuk menyangga. Sehingga apabila ibu yang menyusui dengan menggunakan payudara kanan maka anda dapat menggunakan tangan kiri untuk dapat menyangga bayi anda. Berikan pula pelukan pada bayi anda sehingga kepala, dada dan juga perut bayi dapat menghadap anda. Arahkan mulut puting dengan menggunakan jari dan tangan di belakang kepala dan di bawah telinga bayi anda. Posisi ini tepat untuk anda gunakan ketika bayi anda kesulitan dalam menempelkan mulut ke puting.

3. Posisi Menyangga Kepala

Dalam menyangga kepala bayi dengan menggunakan telapak tangan sementara itu diselipkan dibawah tangan anda seolah olah sedang memegang bola. Begitu pula apabila anda menyusui dengan payudara kanan maka anda dapat memegang bayi dengan menggunakan tangan anda. Cara yang harus anda ketahui dalam meletakan bayi disamping yaitu tepatnya di bawah tangan anda maka usahakan menghadap anda. Biarkan kaki bayi anda untuk menjulur ke belakang dan bagian tangan di atas bantal pada pangkuan. Arahkan mulut bayi anda ke bagian puting susu, awali pada bagian dagu harus dilakukan dengan hati hati.

4. Posisi Tidur Bersisian

Anda dapat meletakan bayi anda di tempat tidur, letakan pula bantal di bagian bawah kepala dan bahu sertakan diantara lutut anda dengan menggunakan bantuan orang lain sehingga punggung dan panggul anda berada di posisi lurus. Pastikan muka bayi berhadapan dengan anda. Apabila diperlukan anda dapat menggunakan bantal yang kecil di bawah kepalanya. Sehingga posisi ini mengharuskan bayi tidak menegakan leher bayi anda untuk mencapai puting anda. Selain memperhatikan posisi anda dalam memberikan ASI pada bayi anda. Ketepatan posisi yang anda pilih dipengaruhi gaya menyusui bayi anda.

Selain itu posisi menyusui dipengaruhi oleh kebiasiaan bayi anda, salah satu contohnya pada bayi yang enerjik yaitu bayi yang tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan ASI. Gaya menyusui pada bayi ini cenderung terburu buru sehingga membutuhkan ketelitian pada ibu ketika memberikan ASI bahkan beberapa ibu sering mengeluhkan karena puting yang sakit dikarenakan hisapan yang keras dan kasar.

Bagi anda yang memiliki bayi dengan kebiasaan ini maka anda dapat menyusuinya sebelum bayi anda lapar sehingga bayi anda tidak terlalu tergesa gesa ketika mendapatkan ASI. Begitu pula dengan memberikan ASI pastikan posisi bayi anda setengah berdiri agar ASI yang deras dapat langsung mengalir ke dalam perut bayi anda. Pastikan pula bayi anda bersendawa sehingga tidak membuatnya banyak udara yang tertelan.

Sedangkan pada bayi anda yang memiliki karakteristik penikmat ASI ditandai dengan mencicipi ASI sedikit demi sedikit kemudian mendapatkan jeda untuk beristirahat dan setelah itu bayi anda akan kembali menikmati ASI. Bayi dengan tipe ini dapat memenuhi rasa dahaganya. Bahkan ketika mendapatkan ASI akan menjaga kontak mata dengan anda seakan akan menikmati ASI yang sedang diperolehnya.

Bagi anda yang memiliki bayi dengan tipe penikmat dalam mendapatkan ASI maka anda harus bersabar ketika memberikan ASI dikarenakan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuatnya kenyang. Dalam memilih posisi anda dapat menggunakan bantal khusus menyusui sehingga terhindar dari rasa pegal pada bagian tangan, leher dan pundak.

Adapula bayi yang sangat heboh ketika mendapatkan ASI, ini merupakan salah satu tanda bahwa sangat antusias bahkan bayi anda hingga bergerak gerak dan bersuara ketika mendapatkan ASI.Pada bayi dengan model menyusui seperti ini maka anda harus dapat menenangkan sebelum bayi anda menyusui kemudian mengajaknya sejenak untuk berjalan jalan akan tetapi jangan sampai menunggu bayi anda lapar . Anda dapat memilih posisi menyusui dengan memegang punggungnya.

Selanjutnya pada bayi yang seringkali bermalas malasan dalam mendapatkan ASI, bayi seringkali menguap dan tampak bosan ketika mendapatkan ASI. Hal ini yang terkadang memaksanya meminum ASI. Pada kondisi ini sebaiknya anda jangan menyerah dalam memberikan ASI terlebih bagi anda yang memiliki berat badan kurang. Anda dapat menjadwalkan pemberian ASI sehingga lebih teratur.

Terakhir pada bayi yang memiliki pembawaan yang tenang, santai dan tidak terburu buru ketika mendapatkan ASI. Pola menyusui bayi anda ini seteguk kemudian istirahat dilanjutkan dengan menghisap kemudian dua teguk istirahat proses seperti ini akan terus berlangsung hingga bayi anda kenyang. Oleh karena itu pada bayi yang memiliki tipe seperti ini sebaiknya anda dapat memposisikan agar bayi anda lebih kosentrasi saat menyusui dengan tubuh yang ditegakan. Anda pula sebelum menyusui dapat menepuk lembut bokongnya bahkan pada tipe bayi ini tidur bukan lokasi yang tepat sebaiknya anda dapat duduk tegak dan kaki menyentuh lantai.

Dengan demikian bagi anda yang kini telah mengenali kebiasaan bayi anda ketika mendapatkan ASI, anda dapat memilih posisi yang baik dan benar untuk mendukung kelancaran ASI untuk bayi anda. Hindari perasaan tertekan ketika mendapatkan ASI dikarenakan akan membuat produksi ASI menjadi terhambat.

Sunday, September 28, 2014

Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami

Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami


Nama adalah doa dan nama juga bisa menjadi pengharapan orang tua kepada anak. Oleh karena itu sangatlah penting dalam pemilihan nama, khususnya nama perempuan. Selain itu nama yang di berikan orang tua akan di sandang selama hayat hidup anaknya. Sehingga selain penuh makna dan pengharapan, nama yang diberikan harus pula memiliki nilai keindahan Janganlah orang tua asal dalam memberikan nama bayi, khusus untuk nama bayi laki-laki. Karena laki-laki kelak akan menjadi sebuah imam.

Berikut Nama-Nama Bayi Islami bagi bayi laki-laki  anda berikut artinya. Temukan nama bayi yang dapat memberikan arti bagi kehidupan buah hati anda. Dan temukan pula nama yang bisa dijadikan doa dan pengharapan orang tua

Aamir : Memakmurkan
Aban : Perbuatan yang sangat jelas
Abbad : Tekun beribadah
Abbas : Singa ; Nama paman Nabi
Azmi : Keteguhan hati
Badar : Bulan purnama
Badi'' : Indah
Badil : Pengganti
Badrani : Dua bulan purnama
Badri : Mempercepat jalannya
Daffa'' : Pertahanan ; Kuat
Da''i : Yang memanggil ; Penyeru (kebaikan)
Dalil : Pemberi petunjuk kepada sesuatu
Dallal : Penunjuk Jalan
Dani : Dekat
Dhafir : Menang
Dhahak : Yang banyak tertawa ; Periang
Dhahir : Yang membantu
Dhamir : Yang langsing
Dhia : Sinar; cahaya
Dzahab : Emas
Dzaka'' : Kecerdasan ; Kepandaian
Dzaki : Cerdas
Dzakir : Kuat ingatan
Dzakwan : Cerdas
Fadhali : Kelebihan; Keutamaan
Fadhil : Utama ; Mulia
Fadhlun : Keutamaan ; Kemuliaan
Fahd : Singa ; Nama raja Arab Saudi
Fahim : Memahami
Fahmi : Pemahamanku
Fathir : PEncipta
Haazim : Teliti
Habib : Kekasih
Habibi : Kekasihku ; kesayanganku
Hadaya : Pemberian ; Hadiah
Haddad : Kuat kemauan ; Pendai besi
Idrak : Akal ; Sesuai rencana
Iftikar : Pengamatan
I''hab : Pemberian
Ihsan : Kebaikan ; Amal baik
Ijlal : Terhormat; Mulia
Ja''far : Sungai ; Unta betina ; Sahabat Nabi
Jihad : Perjuangan
Jinan : Taman yang rindang ; Surga
Jiyad : Yang baik
Jubair : Berkuasa ; Perkasa ; Nama ulama besar

Kamil : Yang memiliki sifat-sifat baik lagi sempurna
Kan''an : Yang mengumpulkan
Katsir : Banyak
Kattab : Ahli pidato
Kaukab : Gugusan bintang
Khabir : Mengetahui ; Pandai
Khaidir : Nama Nabi
Khairan : Kebaikan
Khairi : Kebaikanku
Khalis : Murni; Bersih; Jujur
Lahin : Cerdik ; Pandai
Lainufar : Pokok teratai
Lami'' : Mengkilat
Lujain : Perak
Lu''lu : Permata
Mahdi : Yang memperoleh petunjuk ; Yang ditunggu
Mahfudz : Terpelihara; Terjaga
Mahib : Orang yang karismatik; Ditakuti atau disegani orang lain
Majid : Berbudi luhur; Terhormat
Makarim : Bersifat mulia
Nahar : Siang hari
Nahid : Anak dalam masa puber
Nahsif : Adil
Naif : Berkedudukan; Menonjol
Nail : Yang suka memberi
Naizar : Sedikit bicara
Naji : Yang terbebas dari keburukan
Najib : Mulia ; Baik keturunannya
Qabil : Yang menjaminkan ; Yang menanggung
Qabus : Orang yang gagah; Tampan dan baik kulitnya
Qadin : Hakim ; Kadi
Qafil : Yang kembali dari perjalanan
Qahhar : Maha perkasa ; Maha mengalahkan ; Nama Allah
Qaid : Komandan ; Ketua; Pemimpin
Raafi : Tinggi
Raasyid :  Memberi petunjuk
Rabbani : Karana Allah semata-mata
Rabbi' :  Musim semi
Rabih :  Yang mendatangkan keuntungan; Yang berguna
Raghuf  :  Senang akan sesuatu
Rahib : Penghamba ; Giat ibadah
Rakan  : Kemuliaan
Raki' :  Yang bersujud ; Patuh
Rakid :  Yang menang ; Yang diam
Saalim  : Selamat
Sabiq :  Yang mengalahkan; Yang mendahului
Salman :  Bersih dari cela ; Nama sahabat nabi
Samah :  Toleransi
Samau'al :  Lindungan; Tempat yang keras
Samhari  :  Lembing yang keras
Sa'ud : Kebahagiaan
Sauqi : Kerinduanku
Sayid : Tuan; Kepala kaum
Shabhi  : Pagi hari
Shabir : Orang yang teguh menghadapi segala rintangan atau orang sabar
Shabri  :  Kesabaranku
Shafar : Bulan safar
Shafi : Jernih
Shaim : Yang berkuasa
Shakhrun :  Batu besar ; Kuat asa
Syabibi :  Berusia antara 15 dan 30 tahun
Syaddad :  Yang kuat; Sangat pemberani
Syadi : Pandai bersya'ir dan bernyanyi
Syahid  : Mati syahid
Tadabbur :  Mengambil pelajaran dari pengamatan
Taghdir :  Kicauan burung
Tahani : Ucapan selamat ; Ikut bergembira
Tahlil  : Bertahlil
Tahsin : Perbaikan; Pemrosesan
Thaha : Nama sanjungan atau panggilan Rasul ; Nama surat dalam Al Quran
Thaha : Dua huruf permulaan surat
Thahir : Suci ; Bersih
Tha'il  :  Kekuasaan; Kemampuan; Utama; Manfaat
Thalal : Keindahan; Keadaan yang baik
Tharif  :  Jarang ada bandingannya; Ajaib
Thariq  : Bintang timur ; Jalan
Tsabat : Keteguhan hati
Tsabit : Tetap Lurus ; Langgeng
Tsamin  : Berharga ; Bernilai
Tsamir : Yang berbuah
Tsamud : Kaumnya nabi Shalih a.s.
Tsany :  Nama sahabat nabi ; Khalifah kedua
Umran :  Pembangunan; Ramai penduduk; Makmur
Wadi'  :  Yang tenang
Wadud  : Yang penuh kasih sayang; Yang dicintai
Wafi : Sempurna
Wafir   : Lengkap; Banyak kebaikannya
Wafiyyun :  Sempurna
Wahhab : Pemberi ; Nama Allah
Wahib :  Pemberi
Wahid :  Satu ; Pertama
Yaman :   Arah kanan ; Kebaikan
Yaqdhan :  Orang yang terjaga; Sadar
Yaqin : Yakin ; Tidak ragu-ragu
Yaqut : Permata
Yaqzhan : Yang waspada
Ya'rub :  Orang yang berbicara dengan bahasa Arab
Zahy  : Wajah yang elok dan berseri-seri
Zaid  : Tambahan
Za'im : Pemimpin kaum; Kedudukan dalam militer
Zain : Perhiasan ; Bagus
Zhaahir : Nyata; Terang
Zhabyi :  Kijang
Ziyad :  Suatu kelebihan



Nama-Nama Bayi Perempuan Islami


Nama-Nama Bayi Perempuan Islami

Nama adalah doa dan nama juga bisa menjadi pengharapan orang tua kepada anak. Oleh karena itu sangatlah penting dalam pemilihan nama, khususnya nama perempuan. Selain itu nama yang di berikan orang tua akan di sandang selama hayat hidup anaknya. Sehingga selain penuh makna dan pengharapan, nama yang diberikan harus pula memiliki nilai keindahan khususnya bagi bayi perempuan sehingga kelak, anak akan merasa senang dan bangga menyandang nama yang telah di berikan oleh orang tuanya.

Berikut Nama-Nama Bayi Islami  Bagi bayi perempuan anda berikut artinya. Maknai bayi anda dengan nama yang indah dan berarti

Abbasah : Yang banyak memberengut; Singa
Abidah : Ahli ibadah ; Yang taat beribadah
Abir : Bau minyak wangi yang sedap; Orang banyak
Abiyyah : Menolak kehinaan; Terhindar dari hal-hal yang tak terpuji
Ablah : Yang besar
Banan : Jari; Ujung jari; Jari telunjuk
Badilah : Pengganti
Badiyah : Perkampungan penduduk di padang pasir
Bahijah : Cantik ; Molek ; Elok ; Senantiasa gembira
Bahirah : Elok ; Enak dipandang mata; Indah
Daimah : Tetap lestari ; Langgeng
Dalal : Pembuktian; Kewibawaan; Petunjuk
Dalilah : Bukti; Jalan yang terang
Danah : Batu mulia
Daniah : Buah yang mudah dipetik
Dhahhakah : Yang banyak tertawa ; Periang
Dhahikah : Batu berwarna putih di gunung; Yang tersenyum
Dhari''ah : Yang kecil mungil
Dhawiyah : Lembut; Tipis; Halus
Dhaifah : Tamu
Dina : Agama
Durrah : Mutiara
Dzihni : Pemahamanku ; Pengertianku
Dzikra : Ingatan; Ketenangan; Zikir
Dzimam : Perjanjian
Fadiyah : Menyelamatkan; tebusan; Yang terlindung
Fahimah : Memahami
Faidah : Kegunaan ; Manfaat; Faidah; Tambahan
Faiha'' : Taman yang semerbak harum
Faiqah : Baik ; Istimewa ; Unggul; Yang paling menonjol
Hafidzah : Penghafal ; Penjaga
Hafshah : Istri Nabi ; Harimau betina ; Pemberani
Haibah : Wibawa
Hajar : Istri Ibrahim as dan Ibu Ismail as
Hajidah : Senang sholat tahajud
Ibtihaj : Keceriaan; Kegembiraan
Ibtihal : Memohon kepada Alloh
Ibtisam : Senyuman
Inas : Baik hati; Jinak
Inayah : Perlindungan
Jaizah : Boleh ; Liburan
Jalalah : Kemuliaan
Jannah : Surga
Jullanar : Nama suatu bunga yang berwarna merah
Juman : Mutiara
Kalimah : Yang disukai
Kaltsum : Wajah yang cantik
Kamilah : Sempurna
Karmah : Satu buah anggur
Kasibah : Yang beruntung
Khaulah : Sahabat wanita terkenal, rusa betina
Kharidah : Anak gadis; Mutiara yang belum dilubangi
Khashibah : Banyak kebaikan
Khasyi''ah : Yang khusyu dalam shalat
Khutwah : Langkah ; Tujuan
Laila : Malam yang gelap
Laimun : Buah jeruk yang manis
Lathimah : Kesturi
Lauhah : Lembaran
Layyanah : Kehalusan, kegemulaian
Mahdiyah : Yang mendapat hidayah
Maimah : Kenikmatan
Maimanah : Keberkahan
Malihah : Cantik; Indah
Nuha  :  Akal; Pikiran
Nujud  :  Cerdik; Pandai; Leher yang jenjang
Nu'ma  :  Hidup yang enak
Nur  :  Cahaya
Nuzhah  :  Rekreasi; Bepergian
Qabilah  :  Yang menjaminkan ; Yang menanggung
Qadriyyah  :  Yang selalu mampu; Yang beriman kepada Qadha dan Qadar
Qafilah  :  Yang kembali dari perjalanan
Qaidah  :  Aturan
Qariah  :  Pembaca
Qasidah  :  Yang menyengaja ; Mempunyai tujuan
Qasamah  :  Keindahan dan kecantikan
Rabi'ah  :  Yang keempat
Radhiyyah  :  Menurut tatanan; Resmi
Radhwa  :  Keridhaan; Nama bukit yang terletak antara Madinah dan Yanbu'
Rafilah  :  Anggun ; Mewah
Rafiqah  :  Teman dekat ; Kekasih; Istri; Pendamping
Rahilah  :  Yang lemah lembut
Rahimah  :  Kasih sayang; Berhati lembut
Raqwan  :  Kemajuan
Sa'adah  :  Kebahagiaan
Sa'danah  :  Burung dara; Bahagia
Sadidah  :  Benar ; Tepat
Sakinah  :  Ketenangan, ketentraman
Salamah  :  Keselamatan
Satirah  :  Orang yang menutup aib dan dosa
Saudah  :  Harta melimpah; Nama istri Nabi Saw
Sausan  :  Bunga lili
Shaimah  :  Yang berkuasa
Shalihah  :  Baik
Syadiyah  :  Pandai menyanyi
Taghrid  :  Kicau burung; Senandung
Tahani  :  Ucapan selamat
Tahiyyah  :  Kehormatan
Tahiyyah  :  Keselamatan; Kesejahteraan; Kebaikan
Thawaf  :  Tawaf mengelilingi kabah
Thayyibah  :  Baik ; Lezat ; Halal
Thifal  :  Lemah dan halus
Tsarwah  :  Kekayaan
Tsawab  :  Pahala
Ula  :  Tinggi; Kemuliaan
Ulayya  :  Puncak gunung; Langit
Ulfah  :  Kemesraan ; Kasih sayang
Usrati  :  Keluargaku
Ustadzah  :  Guru ; Pengajar
Uswatun  :  Teladan
Wadhiah  :  Yang bagus dan bersih
Wahibah  :  Yang diberi anugerah
Waliah  :  Penolong ; Pelindung
Walidah  :  Ibu ; Orang tua
Watsiqah  :  Yang benar; Yang berwibawa
Yamnah  :  Sebelah kanan
yaqut  :  Permata Yaqut
Yusriyyah  :  Yang muda; Yang kaya
Zahidah  :  Rendah hati
Zahra'  :  Berseri-seri; Bercahaya
Zainab  :  Pokok yang indah dan wangi
Zakiyah  :  Bagus ; Suci
Zamzam  :  Air zam-zam ; Air yang banyak / berkumpul
Zanbaqah  :  Untaian kalung
Zubaidah  :  Inti sesutu yang terbaik; Istri Harun Ar Rasyid
Zulfa  :  Kedudukan yang dekat